Mataram, pejuangmuda.com – Angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (15/11/2020) di Kota Mataram selain mengakibatkan puluhan pohon tumbang di jalan Sriwijaya Mataram dan kerusakan puluhan rumah di lingkungan Pesongoran kelurahan Pagutan Barat kecamatam Mataram, juga berimbas rusaknya tanaman pertanian terutama padi.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H Mutawali berdasarkan data yang masuk ke dinas pertanian ada sekitar 6,75 hektar lahan pertanian yang mengalami kerusakan.

“Sekitar 6,75 hektar tanaman padi rusak (rebah),” katanya kepada wartawan, Selasa (17/11/2020).

Luas lahan pertanian yang rusak ini, jelas Mutawali tersebar di kelurahan PagutanTimur atas nama kelompok tani (Poktan) Petemon II seluas 1,00 hektar, Poktan Dharma Karya I seluas 2,75 hektar dan Poktan Dharma Karya II seluas 2,00 hektar.

Sedang padi yang mengalami kerusakan di kelurahan Pagutan menimpa kelompok tani (Poktan) Dasan Kereket seluas 1,00 hektar.

“Semua kerusakan padi terjadi di wilayah kecamatan Mataram,” jelasnya.

Untuk mengurangi resiko kerugian yang lebih besar ketika terjadi bencana, jelas Mutawali agar petani mengasuransikan pertaniannya.

” Asuransi bisa mengurangi resiko kerugian bila terjadi bencana,” jelasnya.
(Yyt)

Share.

Leave A Reply