Kedua pengantin seorang Hafidz dan Hafizoh (Muhasim 26 Hikmatussu'ada' 24)

Lombok Timur, Pejuangmuda.com – Pernikahan pasangan antara Muhassim (26) dengan Hikmatussu’ada (24) ini menuai simpati masyarakat. Pasalnya, pria asal Tegaron Kecamatan Peringgabaya Lombok Timur dengan gadis asal Paok Lombok Kecamatan Suralaga itu bermahar seperangkat pakaian salat, uang Rp 500 ribu serta hafalan 30 juz Alquran. Pernikahan yang dihelat Minggu (21/6) itu pun sempat viral di media sosial.

Tak hanya itu saja, pernikahan ini menjadi sangat istimewa. Sebab kedua mempelai merupakan sama-sama seorang penghafal dan pemangku Al-Qur’an.

Kepala KUA Kecamatan Peringgabaya dalam khutbah nikah menyampaikan kebanggaannya terhadap kedua mempelai. Sebab kedua mempelai merupakan penghafal Al-qur’an.

“Alhamdulillah dua-duanya niki pengantin kita hafidz dan hafizoh. Ini sebagai contoh untuk kita semuanya. Mereka adalah ahlul Qur’an. Yang disebutkan oleh para ulama ahlul Quran ini adalah ahlullah atau keluarganya Allah,” ungkapnya.

Kenapa bisa disebut sebagai keluarganya Allah?

“Karena saking mulianya para penghafal dan pemangku Al-qur’an ini. Tapi jangan sampai hanya hafal saja, namun tentu juga akan memahami dan kita harpakan bisa diterapkan dan disebarkan ilmu Qur’an tersebut untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat secara luas,” jelasnya.

Sementara mempelai laki-laki, Muhasim mengaku memberi mahar berupa tasmi hafalan 30 juz Al-qur’an untuk Hikmatussu’ada juga sesuai harapan kedua belah pihak. Hafalan tersebut akan dibacakan usai ijab qabul hingga beberapa hari ke depan. Diapun mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan pendamping seorang hafidzah.

“Alhamdulillah dengan perasaan bahagia saya bersyukur kepada Allah. Saya teringat ketika meminta didoakan oleh ayah ibu sebelum beliau berdua dipanggil oleh Allah. Beliau cuma mengatakan, semoga kamu mendapatkan istri yang baik nak! Semoga kami bisa jadi partner dalam menjaga hafalan Alquran,” kenangnya dengan wajah sedih nan bahagia.

Untuk diketahui bahwa Muhasim merupakan Alumni Pondok Pesantren Al-Madani Lombok (Pusat Pembibitan Penghafal dan Pemangku Al-qur’an) di Jln. Cendikia Lengkok Al-Khairat Desa Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba Lombok Timur. Dia menyelesaikan setoran hafalan 30 juz Alquran sebelum ujian nasional SMK dilaksanakan. Sehingga sampai saat ini bisa dikatakan hafalannya cukup mutqin hingga 30 juz-nya. (ish)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here