Jember, Pejuangmuda.com Frenza Fairuz Firmansyah, merupakan alumni Universitas Jember S1 Pendidikan Matematika 2014, dan melanjutkan studi S2 di tempat yang sama.

Pemuda asli Jember ini kaya akan prestasi, beberapa diantaranya, jadi Duta Kampus Universitas Jember 2016, Gus Ning Jember 2017, dan telah menjadi pemateri baik di acara-acara nasional maupun Internasional.

Selain prestasinya yang membanggakan, dia juga merupakan salah seorang entrepreneur muda yang berbakat.

Dalam usianya yang 24 tahun, pemuda yang akrab disapa Frenza ini kini telah memiliki setidaknya 5 bisnis.

Frenza menekuni dunia bisnis sejak masih duduk di bangku kuliah semester 3.

“Saat itu saya memulai bisnis dengan modal sejuta,” tuturnya kepada PORTAL JEMBER, Sabtu (7 maret 2020).

Bisnis itu bermula dari rental action camera. Lalu dari hasil penyewaanya ia gunakan untuk membeli kamera baru, hingga sampailah pada bisnis rental kamera DSLR bagi profesional.

Meskipun saat ini bisnisnya telah terbilang sukses, Frenza juga pernah mengalami masa terpuruk sebelum ia akhirnya kembali bangkit.

“Saya pernah ditipu bule, kamera saya dibawa kabur. Dua kali saya kehilangan kamera,” kenangnya mengurai pengalaman kelam.

“Waktu ditipu bule itu saya belum punya banyak kamera. Tapi ya saya tetap ikhlas, walaupun ya bagaimana ya (sambil tertawa), itu mata pencaharian saya,” lanjutnya.

Singkat cerita, dia mencoba menghubungi seluruh akses yang mungkin dilalui oleh bule tersebut namun tetap tidak ketemu.

“Saya sudah berikhtiar. Tapi tetap tidak ketemu, ya sudah saya ikhlas.” ungkapnya

Meskipun saat ini bisnisnya telah terbilang sukses, Frenza juga pernah mengalami masa terpuruk sebelum ia akhirnya kembali bangkit.

“Saya pernah ditipu bule, kamera saya dibawa kabur. Dua kali saya kehilangan kamera,” kenangnya mengurai pengalaman kelam.

“Waktu ditipu bule itu saya belum punya banyak kamera. Tapi ya saya tetap ikhlas, walaupun ya bagaimana ya (sambil tertawa), itu mata pencaharian saya,” lanjutnya.

Singkat cerita, dia mencoba menghubungi seluruh akses yang mungkin dilalui oleh bule tersebut namun tetap tidak ketemu.

“Saya sudah berikhtiar. Tapi tetap tidak ketemu, ya sudah saya ikhlas.”

Beberapa waktu kemudian dia dihubungi oleh kedutaan yang ada di Inggris, isinya tentang permintaan maaf atas insiden tersebut, dan singkat cerita mereka malah mengganti kamera yang hilang seharga dua kali lipatnya.

Selain itu, beberapa saat kemudian, ia juga mendapat kabar bahwa kameranya telah ditemukan.

“Barangkali ini buah dari keikhlasan. Itulah kenapa saya selalu ikhlas, atas apapun yang menimpa saya,” katanya.

Berikut adalah bisnis yang berhasil ia rintis, diantaranya Fairuzcam, Zaafproductions, Zealousid, Fairuz Market, Zafara Outfit, Fairlery House, dan Es Cool.

Tidak hanya itu, buah dari kegigihannya dalam membangun integritas membuat Frenza dipercaya oleh perusahaan-perusahaan luar negeri salah satunya negara Thailand dalam kerjasama pertukaran pelajar.

Perusahaan terbesarnya saat ini adalah CV Fairuz Work Project Indonesia yang begerak di bidang program pertukaran internasional, les privat hingga manajemen bakat .

Saat ditanya, apakah formula kesuksesannya saat ini, ia menjawab ada 3, yaitu dream, commitment, dan consistent.

Dia juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ia akan menlanjutkan pendidikan S3.

Insyaa Allah di Malang, karena di sini belum ada jurusan yang saya cari,” pungkasnya. (*)

Sumber : Jember.pikiran-rakyat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here