MENU

Pengurus BEM Universitas Hamzanwadi Periode 2020/2021 Resmi Dilantik

Photo Bersama Pengurus BEM Universitas Hamzanwadi (Kabinet Gotong Royong) Periode 2020-2021

Lombok Timur, Pejuangmuda.com – Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa terpilih Universitas Hamzanwadi periode 2020-2021 Moh. Zainul Hasan dan Ishak Baedhowi resmi dilantik, Kamis (3/9). Pelantikan digelar di lantai tiga Auditorium Universitas Hamzanwadi dengan menerapkan protokoler kesehatan.

Jajaran struktural Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menyongsong Kabinet Gotong Royong tersebut dilantik secara langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Musifuddin, M.Pd yang disiarkan secara langsung (Live Streaming) di Facebook NW Media Center, KPUM Universitas Hamzanwadi dan BEM Universitas Hamzanwadi.

Dokumentasi Pelantikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Musifuddin, M.Pd

Musif panggilan akrab Wakil Rektor III yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) NTB tersebut mengajak pengurus BEM yang baru dan seluruh mahasiswa Universitas Hamzanwadi untuk tetap semangat menjemput masa depan yang lebih baik walaupun masih berada di masa yang sangat sulit karena pandemi Covid-19 ini.

“Mahasiswa dan generasi muda adalah bagian dari kekuatan perubahan, semangat terus untuk meraih prestasi sesuai dengan bidang kita masing-masing,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu ciri orang hebat itu adalah orang-orang yang mampu keluar dari kesulitan, seperti kesulitan kondisi karena wabah yang dirasakan diberbagai belahan negara ini.

“Kalian dan kita semua, mari buktikan diri menjadi orang hebat dan mampu keluar dari kesulitan ini, karena tugas BEM kedepan tentu lebih berat, karena semua kegiatan dan agenda harus tetap mematuhi standar protokol kesehatan. Tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasanya,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa terpilih Moh. Zainul Hasan menyampaikan bahwa dalam Kabinet Gotong Royong yang dibentuk terdiri dari 8 kementerian, yang kedepan akan membantunya untuk melaksakan program kerja di BEM Universitas Hamzanwadi.

“Dari 8 kementerian yang kami bentuk, silakan kepada seluruh mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya kepada kementrian terkait. Bila ada diantara mereka yang dirasa tidak bekerja dengan baik dan sebagaimana mestinya silahkan dilaporkan kepada Presma dan Wapresma, kami siap melakukan reshuffle kabinet bila tidak ada perubahan,” ajaknya.

“Kita ketahui bersama bahwa saat ini kita sedang berada dimasa pandemi Covid-19, persatuan dan kebersamaan adalah bagian yang tak boleh kita tinggalkan untuk bisa bangkit dan meraih impian kita bersama,” tutupnya. (PM01)