Puisi Berjudul “Aku untuk Diriku” Karya Febrian Trisnayanti

Penulis : Febrian Trisnayanti, siswa kelas 12 SMAN 1 Gerung, asal Lombok Barat. Masuk 20 besar karya cerpen terbaik yang dipilih oleh kantor bahasa NTB. Sudah menerbitkan 2 buah karya buku yang berjudul Seterang Bintang dan Misteri Warna Kehidupan.

Aku yang terlalu sabar menunggu
Jika hanya dengan dikau aku mendapatkan apa itu rasa dan merasa
Maka aku akan tetap menunggu
Tak bisa diri ini berpaling
Yang kemudian berpindah layaknya orang lain.
Juga tak bisa diri ini kan bersifat mendua.
Aku menetap pada satu hati dan tujuan
Bukan yang sifatnya tak menetap seperti (dia).
Namaku sudah digariskan tuk menunggu
Menunggu keajaiban tuhan

Hasrat diri ini bertanya
Namun keadaan menjawab “Belum waktunya”.
Juga, hati ini pun mengatakan
“Kamu hanya perlu menunggu. Menunggu sembari berdo’aagar sang kuasa menyiapkan yang terbaik menurut-Nya.”
Sudahlah…….
Aku akan terus menunggu.
Yang kutahu, aku menemukan arti kesabaran yang sesungguhnya.

Sekedar terlintas di pikiran lalu ku tulis menjadi sebuah tulisan.

Penulis:
Febrian Trisnayanti, siswa kelas 12 SMAN 1 Gerung, asal Lombok Barat. Masuk 20 besar karya cerpen terbaik yang dipilih oleh kantor bahasa NTB. Sudah menerbitkan 2 buah karya buku yang berjudul Seterang Bintang dan Misteri Warna Kehidupan, suka mengikuti berbagai macam kompetisi, mulai dari mengikuti lomba menulis cerpen pada literasi bangsa tingkat nasional, dll.

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here